Wednesday, March 22, 2017

Alasan Ini Jadikan Anak Harus Tidur Siang Tiap Hari! Mengapa Bisa?

author photo
Rasanya hampir semua orang tua akan mengalami masa-masa penuh drama, ketika ajakan tidur siang kepada anak akan dianggapnya sebagai ‘hukuman’. Entah kenapa, tapi hal ini memang kerap terjadi pada anak di usianya yang baru memasuki 2 tahun. Padahal, seorang ibu pun pasti tahu bahwa di usianya ini anak masih membutuhkan banyak tidur, termasuk di siang hari.

Selain asupan gizi seimbang, waktu tidur juga penting untuk tumbuh kembang anak. Menurut penelitian terbaru, anak yang tidur siang lebih baik mengingat kata-kata baru dibanding anak yang tidak tidur siang. Peneliti dari University of Arizona melakukan studi tersebut terhadap anak berusia 3 tahun.

Anak-anak tersebut ada yang diminta tidur siang dan tidak setelah mempelajari kata-kata baru. Peneliti lalu menguji pemahaman kata-kata pada anak setelah 24 jam kemudian. Anak yang tidur siang memiliki pemahaman yang lebih baik. Waktu tidur siang yang diperlukan hanya sekitar 1 jam, jangan terlalu lama. Cukup memejamkan mata beberapa jam saja secara rutin, mampu meningkatkan kemampuan berbahasa anak.

Meski demikian, para orangtua tak perlu khawatir jika anak tidak pernah tidur siang. Menurut peneliti, yang terpenting adalah jumlah total tidur anak pada malam hari. Peneliti mengatakan, anak usia prasekolah harus memiliki waktu tidur 10-12 jam, baik itu pada malam hari atau gabungan dari tidur malam dan siang hari. Waktu tidur pada anak selama ini juga diketahui untuk meningkatkan hormon pertumbuhan.

Seperti dikutip dari Daily Mail, berikut rekomendasi waktu tidur berdasarkan usia.

0-3 bulan: 14-17 jam
4-11 bulan: 12-15 jam
1-2 tahun: 11-14 jam
3-5 tahun (prasekolah): 10-13 jam
6-13 tahun (usia sekolah): 9-11 jam
14-17 tahun (remaja) : 8-10 jam
18-25 Tahun (orang dewasa muda): 7-9 jam
26-64 tahun (dewasa): 7-9 jam
Di atas usia 65 tahun:7-8 jam

Ketua peneliti Michelle Sandoval mengatakan, anak-anak masa kini banyak yang kekurangan waktu tidur karena padatnya aktivtas mereka. Orangtua sebaiknya tak perlu memaksakan anak mengikuti berbagai les yang menyita waktunya beristirahat.

Kalau masih khawatir anak kurang istirahat, maka perhatikan saja jumlah jam tidurnya selama 24 jam. Para pakar sepakat bahwa kebutuhan tidur batita adalah 12 – 14 jam per hari. Jadi, jika anak pergi tidur pada pukul 8 malam dan baru bangun pada pukul 8 keesokan paginya, maka dia sudah mencukupi kebutuhan tidurnya dalam satu hari—meski tanpa tidur siang.

Sumber; http://www.wajibbaca.com/2017/03/alasan-ini-jadikan-anak-harus-tidur.html
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement