Sunday, March 26, 2017

Bunda Harus Hati-hati Lho, Kurang Makan Sayur dan Buah Bikin Anak Mudah "Meledak"!

author photo

Pada masa-masa tertentu, memang terkadang anak akan menjadi sangat pemilih pada hal apapun. Mulai dari dengan siapa ia ingin bermain hari ini, memilih baju yang ia suka, atau hanya menyukai jenis makanan tertentu sebagai menu makannya. Biasanya mereka yang pemilih terhadap jenis makanan, akan menyisakan yang dianggap tak masuk selera mereka.

Salah satu yang mungkin tak masuk ke dalam makanan yang mereka suka, karena dianggap mempunyai rasa yang aneh dan bahkan bisa saja pahit. Benar sekali jika menjawab sayur dan buah. Memang terkadang, masih banyak anak yang tak mau memakannya, serta cenderung berakhir di tempat cuci piring.

Akan tetapi, makan sayur dan buah ternyata ada korelasinya dengan suasana hati lho, bunda. Konsultan Gastrohepatologi Anak, Frieda Handayani Kawanto, SpA (K) mengungkapkan, anak yang kurang makan buah dan sayur bisa mudah marah atau rewel.

Fierda menjelaskan, sayuran dan buah-buahan merupakan sumber serat. Serat yang larut dalam air, ketika masuk ke dalam usus dan bereaksi dengan bakteri usus dapat menghasilkan gas-gas asam, salah satunya asam butirat. Asam butirat yang banyak diproduksi dalam usus, juga diserap lewat dinding usus dapat beredar dalam darah, hingga menyebar ke otak.

"Di otak, asam butirat dapat memicu keluarnya hormon serotonin. Hormon ini membuat perasaan senang," jelas Fierda dalam program edukasi kebiasaan makan sehat yang diadakan oleh Sari Husada di Jakarta, Kamis (9/3/2017).

Konsumsi sayuran dan buah pun menyehatkan pencernaan anak. Menurut Fierda, pencernaan yang sehat, maka akan membuat suasana hati anak lebih ceria.

"Kalau anak suka marah-marah coba lihat dulu apakah sudah baik memberikan mereka makan buah-buahan dan sayur?" ucap Fierda.

Masalahnya, banyak orangtua mengeluh anaknya tak mau makan buah dan sayur. Menurut psikolog anak, Anna Surti atau yang akrab disapa Nina, makan buah dan sayur memang harus dibiasakan sejak dini. Saat anak mulai memasuki tahap mendapat makanan pendamping ASI (MPASI), pengenalan buah dan sayur bisa semakin beragam. Orangtua perlu memerhatikan cara pemberian makan buah dan sayur kepada anak, misalnya jangan memaksa sayur masuk ke dalam mulut anak.

"Anak bisa trauma sama sayur dan buah, nanti malah enggak suka. Jadi kenalkan anak makan buah dan sayur dengan cara yang menyenangkan, " kata Nina.

Sumber; http://www.wajibbaca.com/2017/03/bunda-harus-hati-hati-lho-kurang-makan.html
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement