Monday, April 10, 2017

7 Hal yang Membuat Amalan Seseorang Sia-sia

author photo

Seringkali, ketika kita melakukan amal kebaikan, kita mengharapkan pahala dari Allah SWT. Namun, tahukah Anda, ada beberapa hal yang menyebabkan kebaikan yang Anda lakukan dapat hilang dan tidak diterima? Jika dipikir ulang, tentu hal ini akan membuat Anda merasa sedih.

Pasalnya, upaya yang Anda lakukan menjadi sia-sia.

Lantas, apa saja sih yang membuat amalan kebaikan seseorang tidak mendapat pahala? Nah, Anda bisa menghindari beberapa perilaku seperti,

1. Syirik kepada Allah SWT

Syirik adalah menyembah selain Allah SWT dan beribadah kepada selain Allah SWT. Tidak diragukan lagi bahwa syirik akan menghapuskan seluruh amal shalih, sebagaimana dalam firman-Nya,

"Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu, Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi," (QS. Az-Zumar: 65).

2. Riya'

Riya' adalah memperlihatkan amal yang dilakukan kepada orang lain dengan harapan mendapatkan pujian. Di era sosial media sekarang ini, jebakan riya' sangat banyak. Orang bisa memposting amal ibadahnya di sosial media sehingga menghapus pahala amal ibadahnya sendiri.

Riya' membatalkan dan menghapuskan amalan seorang hamba. Dalam sebuah hadits qudsi, (Allah berfirman):
Aku paling kaya, tidak butuh tandingan dan sekutu. Barangsiapa beramal menyekutukan-Ku kepada yang lain, maka Aku tinggalkan amalannya dan tandingannya,î (HR. Muslim).

3. Melakukan Apa yang Diharamkan Allah SWT

Sungguh akan datang sekelompok kaum dari umatku pada hari kiamat dengan membawa kebaikan yang banyak semisal gunung yang amat besar. Allah menjadikan kebaikan mereka bagaikan debu yang bertebaran. Tsauban radhiyallahu anhu bertanya: Terangkanlah sifat mereka kepada kami wahai Rasulullah, agar kami tidak seperti mereka.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menjawab: Mereka masih saudara kalian, dari jenis kalian, dan mereka mengambil bagian mereka di waktu malam sebagaimana kalian juga, hanya saja mereka apabila menyendiri menerjang keharaman Allah. (Diriwayatkan oleh Ibnu Majah)

4. Mengungkit-ungkit sedekah

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya' kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang seperti itu bagaikan batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatu pun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.(Al-Baqarah: 264).\

5. Bersedekah hanya untuk mendapatkan ganti di dunia

Banyak sekali buku yang membahas tentang keajaiban sedekah. Menerangkan bagaimana Allah SWT akan mengganti berpuluh kali lipat apa yang sudah kita berikan kepada orang lain. Hal inilah yang terkadang menjadi motif kita untuk bersedekah, yaitu mendapatkan ganti dari janji Allah tersebut. Ternyata niat ini hanya akan membuat amalan sedekah kita sia-sia. Karena manusia hanya mengharapkan ganti di dunia yakni kegelimangan harta. Allah Ta'ala berfirman,

"Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan." (QS. Hud: 15-16).

Dalam ayat lain disebutkan,
"Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat." (QS. Asy Syuraa: 20)

Qotadah mengatakan, "Barangsiapa yang dunia adalah tujuannya, dunia yang selalu dia cari-cari dengan amalan sholehnya, maka Allah akan memberikan kebaikan kepadanya di dunia. Namun ketika di akhirat, dia tidak akan memperoleh kebaikan apa-apa sebagai balasan untuknya. Adapun seorang mukmin yang ikhlash dalam beribadah (yang hanya ingin mengharapkan wajah Allah), dia akan mendapatkan balasan di dunia juga dia akan mendapatkan balasan di akhirat." (Lihat Tafsir Al Qurían Al Azhim, tafsir surat Hud ayat 15-16)

6. Akhlak yang buruk

Hati-hati dalam bersikap kepada orang lain, karena sikap buruk yang menyebabkan orang lain sakit hati akan membuat amal kita hangus. Dari Abu Hurairah, dikatakan kepada Rasulullah: ìDan sesungguhnya akhlak yang buruk merusak amal shalih sebagaimana cuka yang merusak madu.(HR. Ath-Thabrani)

7. Dengki

Dengki adalah salah satu penyakit hati. Ciri dengki atau hasad adalah perasaan tidak suka ketika orang lain mendapatkan kebaikan dan berusaha dengan segala cara agar kebaikan tersebut berpindah kepadanya. Dengki ini bisa menyebabkan semua kebaikan yang dilakukan sia-sia dan tidak mendapat pahala sedikit pun. Sebagaimana disampaikan oleh Rasulullah SAW, "Hindarilah oleh kalian hasad, karena hasad bisa memakan kebaikan sebagaimana api melalap kayu bakar," (HR Abu Dawud).

Sumber; http://www.wajibbaca.com/2017/03/7-hal-yang-membuat-amalan-seseorang-sia.html
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement