Wednesday, April 26, 2017

Ciri Rumah Tangga Harmonis, Bersama-sama Mendekatkan Diri Pada Allah

author photo

Angka perceraian dari tahun ke tahun semakin meningkat. Pada pendataan terakhir yaitu pada akhir 2013 terjadi 324,527 peristiwa perceraian. Angka tersebut menunjukkan peningkatan 14,6 % dari tahun sebelumnya.

Data ini disampaikan oleh Kepala Subdit Kepenghuluan Anwar Saadi. Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan, karena keutuhan keluarga adalah pondasi bagi terbentuknya masyarakat dan bangsa yang kuat.

Apa faktor penting agar ikatan pernikahan tetap utuh? Ikatan cinta dalam pernikahan, bukanlah ikatan biasa. Melainkan ikatan sakral yang disaksikan oleh Allah SWT.. Di dalamnya terkandung perjanjian antara dua insan di hadapan Allah SWT. Dengan kata lain Allah-lah pengikat cinta itu, maka jika ingin ikatan itu kuat, harus senantiasa dekat dengan Allah SWT.

Menjaga hubungan dengan Allah SWT. melalui pendekatan diri kepada Allah (taqarrub ila Allah), sehingga ia merasakan kebersamaan Allah dalam segala aktifitasnya (ma’iyatullah) dan selalu merasa diawasi Allah dalam segenap tindakannya (muraqobatullah).

Cinta adalah pekerjaan hati, jika ingin cinta tertanam kuat di dalam hati, mintalah kepada Allah Sang Pemilik hati. Allah SWT. yang mampu membolak-balikan hati manusia, mintalah agar hati kita senantiasa bertaut dengan pasangan.

Alangkah indahnya, jika suami istri saling mengingatkan dalam melaksanakan ibadah kepada Allah. Setiap sepertiga malam terakhir saling membangunkan, untuk mendirikan shalat malam. Membaca Al Quran bersama, dan saling menyimak hapalan. Di hari-hari tertentu, sahur bersama dan buka puasa bersama. Kemesraan dibungkus dalam ketaatan kepada Allah SWT. memberikan romantika yang berbeda.

Dengan ketakwaan dan keimanan yang kuat, maka hubungan akan semakin harmonis. Segala permasalahan hidup dan rumah tangga terasa ringan. Sebagaimana firman-Nya dalam QS. At-Thalaq: 2-3,

“….Barangsiapa bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan bagi-nya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupi (keperluan) nya…”

Apabila kita dekat dengan Allah SWT. senantiasa beribadah dengan khusyu dan ikhlas maka hati akan menjadi tenang. Sebagaimana firman Allah SWT. Hati yang tenang, menjadi modal besar dalam merawat cinta antara suami istri.

Karena hati yang tenang akan mudah mengalirkan energi cinta yang positif. Hati yang tenang akan memunculkan pribadi yang kuat dalam menghadapi hantaman permasalahan. Sehingga rumah tangga menjadi kokoh dan ikatan cinta semakin mengakar.

Sumber; http://www.wajibbaca.com/2017/04/ciri-rumah-tangga-harmonis-bersama-sama.html
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement