Monday, April 10, 2017

Diliput Saat Mau Merampas Motor Seorang Guru, 4 Debt Collecttor Marah dan Menantang Wartawan Berduel

author photo

Seorang guru SMP di Bojonegoro nyaris menjadi korban perampasan empat pria diduga debt collector. Sepeda motor Honda Beat S 6719 AF yang dikendarai Ustadzah Lutfi Oktafiani (20), berusaha diambil paksa saat melintas di Jalan Veteran Bojonegoro, Senin (27/3/2017) petang.

Beruntung, aksi empat pria berperawakan tegap dan besar itu tak kesampaian. Keempatnya mengurungkan niatnya merampas sepeda motor milik wanita asal Desa/Kecamatan Boureno, Bojonegoro, lantaran aksinya tepergok dua wartawan media televisi nasional.

Setelah sempat mencaci maki dan menghalangi wartawan melakukan liputan, keempat pria tadi langsung ngeluyur pergi meninggalkan lokasi. Meski begitu, ulah keempat pria itu tetap dilaporkan ke polisi.

"Mereka sempat menghalangi kamera handphone saat saya melakukan pengambilan gambar. Banyak ucapan kotor dan tak pantas yang dilontarkan para debt collector itu sebelum kabur," ujar Yusti, wartawan yang sedang merekam kejadian.

Kejadian yang dialami Bu guru Lutfi Oktagiani berawal saat mengendarai sepeda motor. Menjelang tiba di lokasi kejadian, tiba-tiba muncul mobil Agya merah nopol S 13 C yang ditumpangi empat pria tadi. Mereka langsung meminta korban menepi, sambil memotong laju kendaran dengan berhenti di depannya.

Awalnya mereka beralasan akan memberikan surat. Namun mendadak berubah adu mulut, karena salah satu pelaku mematikan mesin motor korban dan mengambil kuncinya. Tahu begitu, korban pun langsung menangis.

"Saya disuruh minggir saat naik motor, salah satu pelaku bicara akan titip surat, tapi saat mobilnya berhenti mereka semua turun dan yang satu ambil kunci motor dan naik saat mesin masih nyala," keluh Lutfi Oktaviani kepada polisi di lokasi kejadian.

Saat itulah, secara tidak sengaja ada dua wartawan media nasional, yakni Yusti dari Kompas TV dan Eeng dari Metro TV, muncul di lokasi. Keduanya memergoki aksi empat pria diduga debt collector saat hendak keluar dari pertokoan di tepi jalan.

Melihat aksi mereka, keduanya pun bergegas melakukan peliputan berita sambil berusaha membantu korban dari aksi main hakim para pelaku.

Melihat ada awak media, keempat pelaku nekat menghadang dan menghalangi para wartawan yang akan mengambil gambar.

Mereka bahkan sempat melontarkan kalimat kotor dann tak lazim, yang cenderung melecehkan profesi wartawan. Berikutnya, keempat pelaku kabur dengan mobilnya. Ulah empat pria tadi langsung dilaporkan oleh korban dan para wartawan ke Mapolres Bojonegoro.

Saat dikonfirmasi, KA SPK Polres Bojonegoro, membenarkan adanya laporan percobaan perampasan dan laporan wartawan.

"Laporan korban dan rekan media sudah kita terima. Nanti pasti ditindak lanjuti oleh satuan reskrim," tegas Aiptu Didik di Mapolres Bojonegoro, lansir detikcom.

Sumber; http://www.wajibbaca.com/2017/03/diliput-saat-mau-merampas-motor-seorang.html
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement