Monday, April 3, 2017

Jangan Berlebihan, Tak Semua Orang Suka Wewangian, Ini Alasannya!

author photo

Dalam kehidupan ini, banyak sekali hal yang beragam dan pastinya menimbulkan warna yang berbeda-beda dalam dunia. Seperti salah satu misalnya wangi dari bunga yang berbeda dengan wangi akar cemara. Aroma masakan ibu yang semerbak dan mengundang untuk makan, lain dengan bau buku usang di gudang sekolah.

Mengapa kita membahas tentang bau? Karena banyak yang pastinya sudah tahu dengan berbagai macam wewangian yang ada di sekitar kita. Pun tak sedikit pula yang menggunakan wangi-wangian untuk menyamarkan bau tak sedap pada badan. Sehingga akan tercium kesegaran sepanjang hari.

Akan tetapi tahukah kamu bahwa tak semua orang menyukai wewangian? Inilah sebabnya.

Seseorang mungkin tak menyukai wangi krim kulit rekan sekerja atau parfum yang tercium samar milik penumpang kereta yang tepat berada di sebelah. Namun, bagi sebagian orang aroma wewangian lebih dari sekadar cocok atau tidak karena bisa memicu gangguan fisik. Sensitivitas pada wewangian diketahui bisa menyebabkan keluhan serius, misalnya saja menyebabkan gangguan migrain sampai sesak napas.

Dalam sebuah survei yang dilakukan pada 1.100 orang mengenai paparan produk wewangian (parfum, kosmetik, pengharum ruangan, atau pewangi cucian), terungkap apa saja keluhan yang dirasakan responden saat mencium aroma parfum.

Sepertiga responden mengatakan mengalami satu atau lebih gangguan fisik terkait produk wewangian, baik itu yang dipakai sendiri atau paparan dari tubuh orang lain. Reaksi yang paling terjadi adalah kesulitan bernapas, termasuk batuk dan sesak. Hampir 17 persen parsitipan melaporkan keluhan itu.

Sementara itu, 14 persen mengatakan mengalami hidung berair dan mata berair, 10 persen mengalami migrain, 9,5 persen menjawab mengalami gangguan kulit, seperti gatal, ruam, atau dermatitis. Reaksi fisik lainnya adalah serangan asma (7,6 persen) dan gangguan pencernaan. Hampir 5 persen responden menjawab mengalami gejala terkait saraf, misalnya pusing. Keluhan lainnya adalah sulit berkonsentrasi atau kesulitan mengingat.

"Berdasarkan studi ini sudah jelas bahwa efek kesehatan dari sensitivitas wewangian bisa terjadi mendadak, parah, dan berpotensi mengganggu," kata peneliti Anne Steinemann, PhD, dari Melbourne, Australia.

Pada orang yang menderita asma, terkadang mereka tidak berani masuk ke toilet umum atau pertokoan karena takut mencium aroma parfum yang dapat memicu asma. Jika termasuk ke dalam golongan yang sensitif pada wewangian, ada beberapa tips untuk melindungi diri. Misalnya saja mencari udara segar atau membuka jendela untuk mencari ventilasi.

Sumber;http://www.wajibbaca.com/2017/03/jangan-berlebihan-tak-semua-orang-suka.html
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement