Monday, April 24, 2017

Karena Pamer Itu Hanya Dimiliki Oleh Orang yang Tak Bahagia! Kamu Salah Satunya?

author photo

Salah satu hal yang mungkin diminta oleh banyak orang adalah kebahagiaan, dimana rasa bahagia tersebut muncul karena hal-hal yang pasti disukai. Mungkin ada yang dengan mudah meraihnya, tapi ada pula yang harus bekerja keras demi mendapatkan setetes kebahagiaan.

Memang katanya bahagia itu sederhana, namun sederhana bagi setiap orang itu kadarnya mungkin juga bisa berbeda-beda. Apakah kalian setuju kalau kita semua pasti punya cara sendiri untuk bahagia? Bahagia itu memang sifatnya personal. Tiap orang punya cara sendiri untuk bisa bahagia dan memaknai bahagia dalam hidupnya.

Hal yang juga bisa membuat sebuah kebahagiaan makin sempurna adalah ketika kita bisa mengimbanginya dengan banyak-banyak bersyukur. Bukan memamerkan semua yang kita punya pada orang lain. Apalagi kalau sampai merasa yang paling hebat dan segalanya di atas orang lain, jangan sampai deh kita jadi kebablasan egois dan merendahkan orang lain saat kita bisa merasa bahagia.

Bahagia Itu Memang Dimulai dari Diri Sendiri

Iya, untuk bahagia, kita harus menemukan cara dan menciptakannya sendiri. Rasanya nggak mungkin kita hanya bergantung pada orang lain atau pilihan yang diambil orang lain untuk bahagia. Kamu punya caramu sendiri untuk bahagia. Biar orang lain berkata apa atau bahkan menyindirmu, kamu tetap perlu bertahan pada pijakanmu untuk menemukan bahagia itu.

Perbanyak Bersyukur Agar Bahagiamu Mendatangkan Berkah

Lakukan semua yang bisa bikin kamu bahagia. Perjuangkan impian yang bisa mendatangkan kebaikan. Dan jangan lupa untuk terus banyak bersyukur agar semuanya bisa mendatangkan berkah.

Kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi ke depannya. Jangan sampai karena kita kelewat bahagia sampai lupa diri dan malah melakukan kesalahan fatal. Kita jadi terlena dalam perasaan bahagia yang terus berlarut. Padahal ke depannya masih ada kejutan-kejutan baru yang perlu dihadapi.

Hasrat untuk Pamer Saat Bahagia Memang Kerap Muncul

Tak bisa dipungkiri kalau hasrat untuk pamer ketika bahagia sering muncul. Misalnya, bahagia ketika akhirnya dilamar kekasih, wah rasanya nggak sabar untuk menyebarkan beritanya ke semua penjuru dunia. Atau bahagia saat baru diterima kerja di sebuah perusahaan bergengsi, kita ingin mengabari semua orang yang ada. Well, semua memang kembali pada diri masing-masing dan setiap orang punya hak untuk melakukan yang disuka. Cuma yang perlu diingat, jangan sampai kita lupa diri. Di atas langit masih ada langit.

We're not trying to be judgmental. Semua pilihan dan cara untuk bahagia dalam hidup bisa bermacam-macam. Dan semoga setiap kebahagiaan yang kamu terima bisa memberi berkah dan mendatangkan kebahagiaan-kebahagiaan yang baru.

Sumber; http://www.wajibbaca.com/2017/04/karena-pamer-itu-hanya-dimiliki-oleh.html
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement