Wednesday, April 19, 2017

Ketika Ternyata Salah Menikah, Jangan Menyesal dan Simak Hal Ini Baik-baik!

author photo

Ketika seseorang telah dewasa dan cukup mampu untuk membina rumah tangga, maka pernikahan pun bisa saja terjadi. Namun karena perlunya persiapan yang matang bukan hanya materi namun juga hati, sehingga melangsungkan sebuah pernikahan tak bisa sembarangan.

Pernikahan adalah ibadah panjang yang membutuhkan energi besar serta kebesaran jiwa. Telah begitu banyak kiat-kiat memilih jodoh yang telah disampaikan oleh tokoh-tokoh penulis buku ataupun pemuka agama. Rasulullah pun telah memberi wasiat agar kelak memilih jodoh berdasarkan agamanya. Namun, dengan seiring berjalannya waktu pernikahan banyak sekali di antara pria atau wanita yang merasa telah salah dalam memilih jodohnya. Atau mudahnya jodohnya tak seperti yang ia harapkan.

Sebagai seorang yang telah begitu banyak mendengar kisah kehidupan dari beberapa orang sekitar kita. Tentu kita punya kriteria tersendiri tentang jodoh kita. Misalnya kita menginginkan jodoh yang romantis dan lembut. Namun, pada kenyataannnya pasangan kita jauh dari kata romantis. Bahkan cenderung cuek dan apatis atau lebih parahnya lagi kasar.

Naudzubillah, atau kita ingin jodoh yang kaya, namun nyatanya ketika sudah beberapa waktu menikah usahanya bangkrut dan tiba-tiba menjadi buronan penagih hutang setiap hari. Mungkin keinginan sederhana kita ingin punya pasangan yang sholeh namun diperjalanan hidup pasangan kita menurun keimanannya.

Itu adalah skenario kehidupan. Ada pasang surutnya. Wajah bisa menua, harta hilang dalam sekejap, dan iman manusia pun seperti ombak kadang naik kadang turun. Tidak ada ilmu pasti dalam rumah tangga. Semua berubah secepat kilat. Tidak sama orangtua sekarang dengan orangtua pada periode sebelumnya. Ketika kita menemukan kekurangan pada pasangan kita apapun itu cobalah untuk menahan emosi dan ego.

Pikirkanlah bahwa ia adalah bentukan dari lingkungannya. Dia menjadi seperti apa yang ada sekarang karena perjuangannya untuk tetap bertahan. Luangkanlah waktu mendengar cerita masa lalunya dan masa kecilnya kita akan menemukan cerita luar biasa. Cobalah sejenak menatapnya ketika ia terlelap ia akan sama dengan manusia lainnya.

Tak ada yang ingin berpasangan dengan orang yang tidak disukai. Namun, Allah sang pemberi takdir mempunyai visi yang lebih tinggi. Bukan sekadar banyak harta atau hal duniawi lainnya itu mudah bagi-Nya. Visi Allah adalah memanggil kita kelak ke Jannah-Nya. Bersabarlah dengan ketentuannya. Berdo’alah agar tetap bisa mempertahankan iman. Allah lebih tau segala hal untuk kita. Dia lebih mengenal kita dari diri kita sendiri.

Sumber; http://www.wajibbaca.com/2017/04/ketika-ternyata-salah-menikah-jangan.html
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement